PELATIHAN DAN PENGOLAHAN BAHAN HERBAL KULIT JERUK NIPIS DI PUSKESMAS MONCOLLOE

Authors

  • andi Nurpati Panaungi Institut Nani Hasanuddin Indonesia Author

Abstract

Kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) selama ini hanya dikenal sebagai limbah hasil sampingan dari konsumsi buahnya yang sering kali dibuang begitu saja. Padahal, kulit jeruk nipis mengandung berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat, seperti flavonoid, minyak atsiri, dan vitamin C. Dengan proses ekstraksi menggunakan etanol, senyawa-senyawa aktif ini dapat dipisahkan dan dimanfaatkan dalam produk kesehatan alami. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengembangkan inovasi pemanfaatan kulit jeruk nipis sebagai bahan baku untuk ekstraksi etanol, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dalam penggunaan ekstrak tersebut untuk meningkatkan kesehatan. Di wilayah kerja puskesmas moncongloe. Metode pelaksanaan dilaksanakan ceramah tanya jawab dilakukan kepada masyarakat. dengan tahapan pre- test, tanya jawab dan post test. Jumlah peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat berjumlah 32 Orang di wilayah kerja puskesmas moncongloe. Hasil yang dicapai setelah dilakukan kegiatan yaitu sebanyak 34 peserta peserta memiliki pengetahuan tinggi tentang pemanfaatan kulir jeruk nipis dan sebanyak 85 % peserta sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berdampak positif bagi masyarakat diwilayah kerja puskesmas moncongloe karena dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat. Saran Dalam upaya peningkatan pengetahuan pemanfaatan kulit jeruk nipis dan diperlukan dukungan yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan, kader maupun oleh keluarga.

 

Downloads

Published

2026-08-17

Issue

Section

Articles