publiction Ethics

Etika Publikasi

Jurnal Pengabdian Masyarakat berkomitmen menegakkan standar etika publikasi ilmiah, integritas akademik, transparansi editorial, dan tanggung jawab sosial. Pernyataan etika publikasi ini berlaku bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerbitan, yaitu penulis, editor, reviewer, dan penerbit.

Jurnal ini menjunjung prinsip orisinalitas, kejujuran akademik, objektivitas, kerahasiaan, akuntabilitas, penghormatan terhadap masyarakat mitra, perlindungan partisipan, dan pencegahan pelanggaran publikasi.

Tanggung Jawab Penulis

Penulis wajib memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya asli, belum pernah diterbitkan, dan tidak sedang dalam proses review di jurnal lain. Penulis bertanggung jawab atas seluruh isi naskah, termasuk data kegiatan, dokumentasi, analisis, interpretasi hasil, luaran, dan kesimpulan.

Penulis wajib menjelaskan konteks masalah masyarakat, tujuan kegiatan, profil mitra, metode pelaksanaan, tahapan kegiatan, instrumen evaluasi, hasil kegiatan, dampak, kendala, dan keberlanjutan program.

Penulis wajib mencantumkan semua sumber rujukan secara benar. Plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, manipulasi dokumentasi, publikasi ganda, self-plagiarism yang tidak sah, dan pencantuman nama penulis yang tidak berkontribusi secara substansial merupakan pelanggaran etika publikasi.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan partisipan, komunitas rentan, anak-anak, data pribadi, kesehatan, atau informasi sensitif harus memperhatikan prinsip persetujuan, kerahasiaan, keselamatan, dan perlindungan hak partisipan.

Penulis wajib mengungkapkan potensi konflik kepentingan, baik finansial, institusional, profesional, maupun personal, yang dapat memengaruhi pelaksanaan kegiatan atau publikasi.

Tanggung Jawab Editor

Editor bertanggung jawab melakukan proses seleksi dan pengambilan keputusan secara adil, objektif, dan berbasis kualitas akademik. Keputusan editorial didasarkan pada kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, orisinalitas, kualitas metode pengabdian, relevansi luaran, dampak kegiatan, kepatuhan etik, dan rekomendasi reviewer.

Editor wajib menjaga kerahasiaan naskah, identitas penulis, identitas reviewer, serta seluruh informasi yang diperoleh selama proses editorial. Editor tidak diperkenankan menggunakan informasi dari naskah yang belum diterbitkan untuk kepentingan pribadi atau pihak lain.

Editor wajib menghindari konflik kepentingan. Apabila terdapat konflik kepentingan dengan naskah tertentu, editor harus mengalihkan penanganan naskah kepada editor lain yang independen.

Tanggung Jawab Reviewer

Reviewer bertanggung jawab memberikan penilaian yang objektif, akademik, konstruktif, dan tepat waktu. Reviewer harus menilai naskah berdasarkan kualitas kegiatan dan kontribusi ilmiah, bukan berdasarkan identitas, afiliasi, gender, agama, pandangan politik, atau latar belakang penulis.

Reviewer wajib menjaga kerahasiaan naskah dan tidak boleh membagikan, mengutip, atau menggunakan isi naskah sebelum dipublikasikan. Reviewer harus mengungkapkan konflik kepentingan dan menolak penugasan apabila tidak dapat memberikan penilaian secara objektif.

Tanggung Jawab Penerbit

ADSI Indonesia sebagai penerbit bertanggung jawab mendukung proses publikasi yang transparan, profesional, dan berintegritas. Penerbit tidak mencampuri keputusan akademik editor dan reviewer. Penerbit mendukung pengelolaan jurnal yang mematuhi prinsip etika publikasi, akses terbuka, preservasi digital, dan pengembangan mutu jurnal.

Pelanggaran Etika Publikasi

Pelanggaran etika publikasi meliputi plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, manipulasi dokumentasi kegiatan, publikasi ganda, manipulasi sitasi, manipulasi kepenulisan, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, penyalahgunaan data masyarakat, dan pelanggaran hak cipta.

Apabila ditemukan dugaan pelanggaran, dewan editor akan melakukan pemeriksaan secara proporsional. Keputusan dapat berupa penolakan naskah, permintaan klarifikasi, koreksi, pernyataan keprihatinan, penarikan artikel, atau pemberitahuan kepada institusi terkait.